Cara Ternak Kelinci Anggora sebenarnya mudah, dibutuhkan keuletan dan teknik beternak yang benar. Di bawah ini merupakan beberapa panduan cara beternak kelinci anggora yang mudah. Budidaya kelinci anggora berkembang pesat negara-negara beriklim dingin seperti Eropa dan Amerika, karena mereka melakukan budidaya untuk diambil bulu wool dari kelinci anggora. Kelinci anggora merupakan varietas kelinci yang berbulu tebal dan lebat. Bulu kelinci anggora terkenal karena teksturnya yang lembut dan halus. Bulu kelinci anggora dapat dipanen setiap 4-5 bulan sekali dengan cara dicukur atau dicabut. Teknik pemanenan bulu kelinci anggora ini menjadi kontroversi bagi para pencinta binatang karena dianggap menyakiti hewan.

Cara Beternak Kelinci Anggora

Memilih Indukan

  • Pilih indukan yang mempunyai mata cerah dan selaput mata bersih
  • Hidung dan mulut bersih
  • Bentuk kaki dan punggungnya berisi dan tidak kurus
  • Ekor lurus, mengarah ke atas dan sedikit merapat ke punggung
  • Dubur harus bersih

Persiapan Sarana dan Perlengkapan

Ukuran ideal kandang untuk beternak anggora adalah 200 x 70 x 70 cm, tinggi alas 50 cm, cukup untuk 12 ekor betina dan 10 ekor jantan. Kandang anakan dibuat ukuran 50 x 30 x 45 cm. Kandang dilengkapi dengan sarana pendukung lain seperti tempat pakan dan minum.

Pembibitan Kelinci

Jika tujuan beternak adalah menghasilkan anggora yang bagus, pilih jenis kelinci yang berbulu lebat dan halus, bobot dan tinggi badan yang baik, tidak cacat, tidak sedang sakit, mata bersih, tidak nervous, bulu tidak kusam, dan aktif bergerak.

Perkawinan

Kelinci betina dan jantan segera dikawinkan jika telah dewasa pada umur 3 bulan. kelinci jantan yang kawin pertama kali, dijodohkan dengan kelinci betina yang sudah pernah kawin. Waktu kawin yaitu pagi atau sore di kandang kelinci jantan dan biarkan sampai terjadi 2 kali perkawinan setelah itu kelinci jantan dipisah.

Kelinci Lahir

Kelinci bunting selama 30-32 hari, kelinci yang bunting dideteksi dengan meraba perut kelinci betina pada 12-14 hari setelah kawin. Induk betina dipindah ke kandang lima hari sebelum lahir, untuk menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya. Kelinci dapat melahirkan 6-10 ekor.

Pemeliharaan

Kandang harus selalu kering agar tidak menjadi sarang penyakit. Kelinci yang terserang penyakit terlihat lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Bila kelinci sakit, segera dikarantina. Anak kelinci disapih pada umur 7-8 minggu. Anakan yang baru disapih ditempatkan di kandang 2-3 ekor per kandang, sediakan pakan yang cukup dan bernutrisi. Dipisahkan berdasarkan kelamin.

Pemberian pakan

Pakan berupa hijau-hijauan seperti rumput gajah, rumput lapangan, atau sayuran. Berikan biji-bijian untuk makanann penguat seperti kacang hijau, jagung, kacang tanah, padi, dan lain-lain.

Agar anggora mencapai bobot sesuai target dalam waktu cepat, berikan tambahan nutrisi berupa POC NASA, VITERNA, HORMONIK, diberikan dengan dicampurkan ke pakan konsentrat. Dapat juga diberikan dengan cara dicampur ke air minum.

Panen

Hasil utama kelinci Anggora yaitu daging dan bulu. Anggora dewasa bisa dijual untuk dimanfaatkan bulunya atau sebagai hewan peliharaan. Hasil tambahan berupa kotoran untuk pupuk.

Demikianlah uraian mengenai Cara Ternak Kelinci Anggora. Tahap-tahap diatas juga bisa diterapkan untuk beternak kelinci pedaging. Semoga bermanfaat.

Cara Mudah Beternak Kelinci Anggora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *